Blog

PERSEPULUHAN APAKAH SUATU KEHARUSAN?

Perpuluhan

Sebagai orang percaya, kita selalu bertanya, Apakah persepuluhan itu suatu keharusan? Jawaban dari pertanyaan ini adalah Ya, suatu keharusan. Sama seperti perintah lainnya di dalam Alkitab yang harus kita taati, begitu juga dengan persepuluhan, harus kita taati. Yang menjadi pertanyaan, Mengapa kita harus membawa persepuluhan? 

Banyak kita berkata persepuluhan itu jaman Perjanjian Lama, kita yang hidup di jaman anugrah ini tidak lagi membawa persepuluhan. Benarkah demikian? Mari kita lihat. Persepuluhan itu sudah dimulai pada jaman Abraham berarti waktu Taurat dan Imamat Lewi belum ada persepuluhan itu sudah ada. Abraham membawa persepuluhan kepada Melkisedek, Raja Salem Imam Allah Yang Mahatinggi. Melkisedek adalah gambaran Kristus sendiri. Jadi persepuluhan ada sebelum Taurat ada yaitu sudah ada sejak jaman Abraham. Tuhan Yesus juga mengajarkan persepuluhan. Matius 23:23 “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan”.

Jadi yang Tuhan Yesus maksudkan yang satu harus dilakukan itu adalah persepuluhan. Jadi bagi Tuhan Yesus persepuluhan itu harus di lakukan tetapi keadilan dan belas kasihan jangan diabaikan. 

Rasul Paulus yang kemungkinan besar sebagai penulis kitab Ibrani juga menjelaskan persepuluhan di Ibrani 7 dengan sangat detail. Bahkan ia menegaskan kembali bahwa persepuluhan itu bukan hanya Imamat Lewi tetapi Abraham, leluhurnya Lewi juga sudah membawa persepuluhan kepada Melkisedek, Imam Allah Yang Mahatinggi. Jadi dari Firman Tuhan yang kita baca maka kesimpulannya adalah bahwa persepuluhan itu harus di lakukan dan harus ditaati. 

Suatu kesaksian yang sangat menggugah hati dari seorang milyarder pertama dalam sejarah dunia yang bernama John Rockefeller (1840-1937). John Rockefeller adalah orang terkaya sepanjang abad, megalahkan Bill Gate, Jeff Bezos, Warren Buffett, karena kekayaannya bila diukur dengan nilai uang sekarang adalah USD 341 miliar. Bill Gate harus bekerja 50 th lagi untuk bisa menyamai kekayaan Rockefeller. Perusahaan minyaknya Standart Oil Co harus di pecah menjadi 34 perusahaan minyak besar seperti ExxonMobil, Conoco, Chevron, Amoco. Taukah saudara apa yang menjadi rahasia kesuksesannya? Tidak lain adalah persepuluhan. Ia mengajarkan sesuatu tentang persepuluhan. Ia membayar persepuluhan dan ia melihat bahwa apa yang sudah dia berikan kepada Tuhan kemudian kembali lagi kepadanya. Ia bahkan menerima lebih banyak dari pada yang sudah diberikannya.

Ketika masih anak-anak dia mulai bekerja untuk membantu Ibunya menopang kebutuhan keluarga. Gaji pertama yang diterimanya adalah $150 per-Minggu. Pada minggu pertama setelah ia menerima gaji tersebut ia membawa pulang uangnya kerumah dan menyerahkannya kepada ibunya. Setelah menerima uang tersebut Ibunya berkata, 

"Saya akan sangat bahagia jika engkau membayar persepuluhan kepada Tuhan dari gaji yang engkau dapat ini".

Rockefeller yang masih anak anak menuruti perkataan Ibunya. Ia membayar persepuluhan dari gajinya. Sejak saat itu ia setia membayar persepuluhan.

Apa yang ingin ia katakan adalah, "Jika saya tidak membayar persepuluhan dari gaji saya dulu yaitu $15, saya tidak akan bisa membayar persepuluhan dari $1.000.000 pertama yang saya peroleh selanjutnya."

Ada orang yang mengatakan bahwa memberi persepuluhan adalah kewajiban orang kaya saja.

Tetapi sekumpulan nama-nama seperti: Mr.Crowell (pendiri perusahan Quaker Oats), Mr.Colgate (pendiri Colgate soaps), Mr. Matthias Baldwin (pendiri Baldwin Locomotive Industry) dan masih banyak lagi nama orang-orang yang memberi persepuluhan dan mereka berhasil didalam kehidupan serta bisnisnya.

Mereka ini sudah belajar membayar persepuluhan bukan ketika mereka telah menjadi kaya dan berhasil tetapi ketika mereka masih miskin.

Anda tidak diajarkan menyogok Tuhan dengan persepuluhan demi untuk memperoleh hasil yang lebih banyak atau untuk memperoleh keberhasilan tetapi itu merupakan kewajiban yang harus anda lakukan karena persepuluhan adalah milik Tuhan.

Dan karena ketaatan anda didalam memberikan apa yang menjadi hak Tuhan, Anda akan melihat bahwa Tuhan tidak pernah mengingkari janji-janjiNYA. Tuhan sanggup memelihara orang-orang yang taat kepadaNYA dan IA tidak akan pernah mempermalukan mereka. Bukankah IA telah berjanji,

"Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu kedalam rumah perbendaharan, supaya ada persediaan makanan dirumah-KU dan ujilah AKU, firman TUHAN semesta alam, apakah aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan" (Maleakhi 3:10). Inilah satu-satunya ayat di dalam Alkitab yang berkata “ujilah Aku”. Oleh sebab itu Tuhan pasti menggenapi janjiNya.

Kalau kita melihat kata Ibrani untuk perpuluhan adalah Maaser. Sedangkan Kaya dalam bahasa Ibrani adalah Aser. Jadi kalau kita melihat bahwa kata Aser (kaya) ada dalam kata Maaser (perpuluhan). Jadi kata kaya ada dalam kata perpuluhan. Dengan kata lain, kalau kita ingin kaya maka kita harus memberikan perpuluhan.

Pertanyaan kedua yang tidak kalah pentingnya adalah kepada siapa kita membawa persepuluhan?

Memang secara lahiriah (yang kelihatan) kita memberi kepada manusia atau gereja, tetapi secara rohaniah sebetulnya kita memberi kepada Allah sendiri. 

Alkitab mengatakan, “Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan………….. di rumahKu ……………..” (Maleakhi 3:10). Menurut ayat ini tempat kita membawa persepuluhan ialah di rumah Tuhan, ke dalam rumah perbendaharaan. Tetapi di mana perbendaharaan yang dimaksudkan itu bagi orang Kristen sekarang?

Tidak lain adalah di gereja, tempat di mana kita mendapat penggembalaan rohani. Artinya, saudara dilayani di suatu gereja, dan mendapat berkat-berkat rohani yang sungguh bermanfaat bagi kehidupan rohani saudara. Di sanalah tempat saudara memberi persepuluhan. Jadi, saudara membawa persepuluhan di gereja dimana saudara beribadah. Persepuluhan bukan untuk sosial atau hamba Tuhan lain tetapi gembala saudara, yang menjaga jiwa saudara. Gembala kita akan mengatur kemana uang tersebut akan di salurkan. Ps. Joseph Prince, hamba Tuhan dari Singapore, waktu berkhotbah di Hill Song Church Sydney Australia berkata bahwa pelayanannya tidak menerima persembahan persepuluhan dari manapun selain dari gerejanya sendiri di Singapore. Pelayanannnya lewat televisi Joseph Prince Ministry sudah mendunia. Karena hambanya ini mengerti bahwa persepuluhan harus dikembalikan di gereja lokal di tempat dimana umat Tuhan di gembalakan.

Ajarilah anak anak anda sejak masih kecil untuk membayar perpuluhan dan mereka akan bertumbuh dalam kesetiaan dan ketaatan kepada Tuhan didalam memberikan apa yang seharusnya mereka berikan kepada-NYA. Maka anda akan melihat mereka akan menjadi anak anak yang diberkati dan berhasil dalam hidupnya.

Belajarlah dari orang-orang yang telah berhasil karena ketaatan mereka mengembalikan milik Tuhan. Amin.